Fauzi Topan Ganteng

Sabtu, 01 Desember 2012


Dinosaurus Menurut Alquran Dan Hadits ISLAM

 

 Oke baiklah kawan, ini sangat membingungkan bila ditelaah oleh orang-orang yang tidak mempunyai ilmu tafsir dan ilmu agama lain yang mendukung seperti ilmu hadits dan sejarah sejarah islam, namun setelah 2 bulan Jawatankuasa  mencari, meneliti, dan bereksperimen tentang hal yang menghubungkan dinosaurus dengan alquran maupun hadits dia menemukan sesuatu yang masuk akal akhirnya.

Baiklah di mulai dulu dari awal, harap baca baik-baik agar tak salah kutip maupun tak salah ingat.
Pemikiran ini saya mulai dari awal beliau menonton NGC(National Geographic Channel) Dino sekitar beberapa bulan yang lalu, disitu saya melihat banyak sekali Dinosaurus, mahluk-mahluk yang sangat berbahaya bila hidup berdampingan dengan kita manusia yang sekarang ini.

Pada awalnya beliau berpikir apakah ada ayat dalam Alquran yang membahas tentang mahluk-mahluk yang sangat besar ini, lalu setelah beliau cari dengan susah payah dalam 2 bulan ini, akhirnya beliau mendapatkan jawaban yang cukup unik namun sangatlah masuk akal dan membuat orang-orang yang tak paham agama Islam berpikir diluar kebiasaan di berpikir,  mulai dulu dari dinosaurus.
Dinosaurus (Yunani δεινόσαυρος, deinosauros) adalah hewan bertulang belakangdominan di ekosistem darat selama lebih dari 160 juta tahun, dari periode Trias Tua (sekitar 230 juta tahun yang lalu) sampai dengan akhir periode Kapur (sekitar 65 juta tahun yang lalu), ketika banyak dari mereka punah pada peristiwa kepunahan Kapur-Tersier.
sumber: Wikipedia -Dinosaurus

Perbandingan fosil bBrachiosaurus dan manusia 
Perbandingan Fosil T-rex dan Manusia




Setelah melihat gambar diatas kita tentu saja akan berpikir bahwa manusia hanyala kecil bila dibandingkan mahluk yang sebesar t-rex apalagi brachiosaurus yang setinggi gedung berlantai tersebut, namun pernakah kalian berpikir walaupun hanya sekali, Bahwa mereka adalalah binatang/mahluk yang hidup di 200 juta tahun sebelum kita, coba pikirkan baik-baik tentang itu, kita semua telah terpengaruh oleh film jurassic park 1, 2 dan 3 yang memperlihatkan seolah-olah manusia yang saat ini berdampingan hidup dengan para dinosaurus yang udah Knock Out dari bumi ini 200 juta tahun yang lalu....



Teori Evolusi Dinosaurus Dan Hubungannya Dengan Al-Quran

Setelah anda membaca dengan seksama pernyataan saya tadi tentang dinosaurus yang hidup 200 juta tahun yang lalu, pasti sekarang anda dapat menangkap maksud saya, eits.....! jangan tutup dulu bila belum baca samapai akhir, karena tak semuanya akan anda pahami bila hanya membaca samapai disini...

kita sudah mengetahui bahwa ALLAH SWT menciptakan seluruh alam semesta untuk mahluknya termasuk manusia, hewan dan sebagainya...

berikut Ayat Al-Quran yang di temukan, Dijelaskan dalam Annaziat ayat 33 :
”(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu”.

lalu, dalam QS. Luqman (31) : 10:
"Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik"

LhoOo...!? terus apa hubungannya sama Dinosaurus???
nah untung kalian baca dari awal, jadi begini kita semua pasti tahu nabi Adam Alaihi Salam kan!?
dari hadits shoheh(haidts yang kuat dan dapat dipercaya) yang saya kutip tinggi nabi adam yaitu 27,432 meter, berikut hadits-nya:

kata rasulullah “Allah menciptakan adam dengan tinggi enam puluh hasta“(HR.Bukhari)

Jika kita hitung, satu hasta itu kira-kira sama dengan 18 inchi, dan 1 inchi sama dengan 2,54 cm. sehingga 1 hasta sama dengan 45,72 cm. maka dengan begitu tinggi nabi adam adalah 27,432 meter
kita lihat tingginya dinosaurus:






kita dapa melihat bahwa manusia sekarang tingginya hanya sekaki t-rex ataupun spinosaurus, tapi cobalah bayangkan bila tinggi nabi adam 27,432 atau sama dengan 60 hasta dan bila di ubah ke feet jadi 60 feet. 
tinggi manusia pertama yaitu nabi adam 60 feet dan spinosaurus cuma 16 feet...

kutipan diatas saya ambil disebuah blog, menurut saya memang agak gaje..
namun saya lebih puas dengan pendapat seseorang di forum ini yaitu sebagai berikut:

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.
QS. Luqman (31) : 10

....disini ditunjukkan bahwa setelah penciptaan bumi, juga dikembangbiakkan binatang2. dan ini seharusnya adalah binatang2 prasejarah dan juga binatang2 yang kita lihat saat ini. wallahualam.

Dari Abu Hurairah, ia telah berkata: Rasulullah SAW memegang tanganku kemudian berkata: "Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi telah menciptakan tanah (bumi) pada hari Sabtu, menciptakan padanya gunung-gunung hari Ahad, menciptakan pohon pada hari Senin, menciptakan hal-hal yang tidak disenangi pada hari Selasa, menciptakan cahaya pada hari Rabu, dan menyebarkan binatang padanya hari Kamis, dan menciptakan Adam alaihissalam setelah Ashar pada hari Jum'at pada akhir penciptaan pada akhir waktu dari waktu-waktu Jum'at antara Ashar hingga malam."
(sumber)

....harap diketahui bahwa panjangnya hari antara manusia dan Allah berbeda. hal ini dibuktikan oleh :

Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui”.
QS. Al-Mu'minuun (23) : 114

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
QS. An-Nazi'at (79) : 46

kita pribadi bisa mengalaminya sendiri, yaitu dengan mengira2 berapa lamanya kita tertidur. terasa singkat bukan?

sungguh lama waktu antara kamis (saat penyebaran binatang pada awalnya) dan jum'at (penciptaan Adam).. berdasarkan pengukuran geologis umur bumi adalah 4,5-4,6 milyar tahun. dinosaurus sendiri diperkirakan punah 65 juta tahun yang lalu, dan diperkirakan telah menghuni bumi selama 145 juta tahun. dan manusia belum begitu lama mendiami bumi bukan? jadi memang, manusia dan dinosaurus tidak mempunyai ikatan secara langsung yang harus secara eksplisit dituliskan dalam Al-Quran.. dan secara akidah, tidaklah ada keperluan untuk membahas adanya dinosaurus, bukan? namun begitu, bukankah telah disebutkan bahwa binatang diciptakan sebelum manusia? bukankah di dalam hari itu ada zamannya dinosaurus, yang fosilnya sudah ditemukan para ilmuwan? inilah petunjuk, dan kita selama ini mengabaikannya.. wallahualam. semoga fosil2 itu kebenaran adanya, dan bukan kesesatan yang disebarkan pada kita.

dan benar apa yang dikatakan teman2 lainnya : Al-Quran bukan buku sejarah. setidaknya, bukan murni buku sejarah. namun begitu ada petunjuk di dalamnya yang harus digali oleh manusia. lagipula, apa yang kita harapkan? bahwa sebuah kitab setebal 30 juz akan memuat segalanya secara detail? kita tentu tidak mengharapkan hal itu dari Al-Quran.. kita harus menggalinya, menelitinya sebaik mungkin, dan sungguh luar biasa bahwa ternyata dalam kitab setebal itu termuat berbagai petunjuk tentang ilmu teknologi. jadi nyata bahwa Al-Quran adalah kumpulan ilmu dan petunjuk : benar dan salah, ketauhidan, bimbingan hidup, ilmu dan teknologi, sejarah2 (baik yang harus kita gali sendiri, maupun yang diceritakan secara langsung), dan lainnya.. bisakah sebuah buku buatan manusia memuat semua petunjuk ini? apalagi, jika kita merujuk pada tingkat ilmu dan teknologi pada masa itu..

bisa dilihat poin pertama : bagaimana mungkin Nabi Muhammad, SAW, menulis tentang struktur bumi dan langit (atmosfir), dan keberadaan gunung2 sebagai penyeimbangnya? sementara dia hidup bukan pada zaman yang memungkinkan adanya eksplorasi bumi? kita sudah membuka tabir ilmu pengetahuan itu.. saatnya kita melihat petunjuk2 lain, dan mencari ilmu lainnya.. semoga Allah SWT membimbing ilmu yang kita dapatkan pada keimanan, amin ya robbal alamin.



Kesimpulan:
kesimpulan saya pribadi: "waktu akan menjawabnya, seiring perkembangan zaman, namun yang pasti Al-Qur'an adalah Kitap suci Umat Islam Bukan Buku Sejarah"
Terimakasih

silahkan mengkritik namun tolong beri dasar ayat, hadist, atau website yang jelas 

ZAMAN DINOSURUS DAN MISTERI KEPUNAHAN DINOSAURUS

Reptil tumbuh dan berkembang sangat pesat pada zaman prasejarah. Khususnya pada zaman Triasik, 215 juta tahun yang lalu. Perkembangan ini dimulai ketika seekor reptil yang disebut "Thecodont".Tidak seperti reptil lainnya, termasuk reptil modern, reptil ini berkembang sangat pesat sehingga ia dapat berdiri tegak dengan keempat kakinya. Reptil inilah yang nantinya akan menjadi reptil pertama yang dapat berdiri tegak, "Dinosaurus".

Dinosaurus berarti "kadal yang mengerikan". Kelompok ini mendapat nama demikian karena bagian kerangka fosil spesies dinosaurus pertama yang ditemukan berukuran raksasa. Bukan hanya itu, bagian kerangka fosil spesies dinosaurus yang pertamakali ditemukan ini juga memiliki gigi-gigi yang berbentuk seperti gergaji. hal ini menunjukkan bahwa spesies dinosaurus ini merupakan seekor dinosaurus karnivora. Kemudian, spesies ini diberi nama "Megalosaurus".

Tak lama setelah fosil pertama ini ditemukan, banyak fosil-fosil dinosaurus lainnya yang ditemukan. Salah satunya adalah fosil ibu jari "Iguanodon". Dinosaurus ini dinamai demikian dikarenakan sebagian struktur tubuhnya mirip dengan struktur tubuh Iguana. Akan tetapi, dengan ukuran yang lebih besar. Pada mulanya, fosil ibu jari "Iguanodon" ini diperkirakan merupakan tanduk dari iguanodon karena ibu jari ini sangat keras dan tajam. Tetapi penyelidikan telah menunjukkan bahwa fosil ini merupakan ibu jari "Iguanodon", bukan tanduk. Mungkin ibu jari ini digunakan untuk mempertahankan diri. Dinosaurus ini merupakan salah satu herbivora dari jenis dinosaurus. Kemudian, seorang peneliti memberi nama kelompok ini "Dinosaurus".

Dinosaurus hidup pada tiga zaman pada zaman prasejarah. Zaman Triasik, Zaman Jurasik, dan Zaman Kretaseus. Dinosaurus dibagi dalam dua kelompok berdasarkan bentuk pelvisnya (Tulang panggul), Tipe Saurichian (tipe tulang panggul kadal) dan Tipe Ornithichian (tipe tulang panggul burung). Tipe Surichian yang berbentuk mirip tulang panggul kadal kebanyakan dimiliki oleh dinosaurus jenis karnivora, sedangkan Tipe Ornithichian yang berbentuk mirip tulang panggul burung kebanyakan dimiliki oleh dinosaurus herbivora.

Selain jenis dinosaurus seperti yang telah disebutkan diatas, ada juga jenis reptil-reptil lain pada zaman itu seperti jenis reptil terbang ("Pterodactylus, Dimorphodon, dan Quetzlcoatlus") dan reptil laut raksasa ("Elasmosaurus, Kronosaurus, dan Ichtyosaurus") serta adanya hewan peralihan diantara reptil dan burung yang diduga merupakan nenek moyang burung "Archaeopteryx".

Dinosaurus menguasai dunia sampai akhir Zaman Kretaseus, sekitar 65 juta tahun yang lalu. Setelah itu kelompok ini mengalami kepunahan. Tak ada seorangpun yang tahu mengapa kelompok ini mengalami kepunahan. Kepunahan dinosaurus merupakan salah satu misteri ilmiah terbesar yang pernah ada. Akan tetapi, banyak teori dan hipotesis bermunculan yang mencoba menjelaskan tentang kepunahan dinosaurus. Teori yang paling terkenal dan paling banyak dianut sekarang adalah "Teori Tabrakan Meteor". Teori ini mengatakan bahwa pada 65 juta tahun yang lalu sebuah meteor raksasa bertabrakan dengan permukaan bumi. Karena besarnya ukuran meteor ini, gesekan dengan atmosfer bumi tidak membuat meteor ini hancur. Kemudian, meteor ini menghantam permukaan bumi dan menerbangkan berbagai material ke angkasa sehingga membentuk awan debu yang sangat tebal yang menutupi atmosfer bumi dalam kurun waktu yang sangat lama dan mengakibatkan gelapnya bumi karena tidak tertembusnya awan debu ini oleh sinar matahari.

Hal ini tentu saja mengakibatkan berhentinya proses fotosintesis pada tanaman pada zaman tersebut sehingga banyak tanaman mati dan mengakibatkan kematian akibat kelaparan pada dinosaurus herbivora. Kematian dinosaurus herbivora ini mengakibatkan juga kematian pada dinosaurus karnivora akibat kekurangan makanan. Kemudian hal ini mengakibatkan kepunahan dinosaurus dan hanya beberapa mamalia kecil yang dimasa yang akan datang yang akan menguasai bumi ini. Akan tetapi, kepunahan dinosaurus masih merupakan misteri.

"On this land, I am torn. Part of me wants to fight and repel all outsiders. The other part of me is the outsider. In the name of liberty, I will fight the enemy regardless of their allegiance. While men of courage write history of this day, the future of our land depends on those who are truly free."
―Ratonhnhaké:ton, Assassin's Creed III Gameplay Trailer.
Assassin's Creed III
Assassin's Creed III Cover.jpg
Developer(s)
Ubisoft Montreal
Publisher
Ubisoft
US release
October 30, 2012 (360, PS3)
November 18, 2012 (Wii U)
November 20, 2012 (PC)
UK release
October 31, 2012 (360, PS3)
November 23, 2012 (PC)
November 30, 2012 (Wii U)
Genre:
Historic Action-Adventure
Game modes:
Single-Player, Multiplayer
ESRB rating:
M (Mature)
Platform(s):
Xbox 360, PS3, PC, Wii U
Media:
DVD, Blu-ray Disc, Digital Download
Assassin's Creed III is a sandbox style action-adventure video game that is developed by Ubisoft Montreal and published byUbisoft. It is the fifth main title in the Assassin's Creed series, and is a direct sequel to Assassin's Creed: Revelations.[1] Ubisoft has claimed that the game will be bigger than its previous installments,[2] and will complete the story of Desmond Miles.
The game is set between 1753 and 1783, and focuses on a new ancestor, Ratonhnhaké:ton, who fought during the American Revolution.
Assassin's Creed III was released on October 30 in the United States for the Xbox 360 and PS3 and October 31 in Europe, while the PC version was released on November 20 for the United States and November 23 in Europe.[3][4] The game will also be a launch title for the Wii U in North America on November 18.[5]

Contents

 [show

Development

With the game in development since January 2010, by its release date, Ubisoft will have worked on the title for almost three years.[6]In a statement made by Yves Guillemot, he shared that "what we have seen is just fabulous."[7]
Despite the many possibilities for a new setting, according to Creative Director Alex Hutchinson, the team settled on the American Revolution "once we realized you could meetWashington, sail a boat, leap from tree to tree in the middle of winter and hunt wildlife".[8]
The game runs on a new version of the Anvil game engine calledAnvilNext, which improves environmental effects. There will also be seasonal changes; the landscape is warm and open in the summer, but is covered in snow during winter, which subsequently affects gameplay.[9]
In winter, thick snow will cause people to move more slowly and stumble about in the drifts. Although the seasons will change in line with specific memories, fog and rain will change naturally.[10]
Another technical aspect of the engine is that it can depict up to two thousand troops engaged in battle, in contrast to previous games' one hundred, along with detailed close-ups
"When I started this fight, I did not think it would span a lifetime. But I soon discovered it would span many more. The truth sought by the Assassins who came before me is still hidden, and their enemies still breathe, so my quest continues. I cannot rest until all has been revealed, and my Mentor's secrets are laid bare. Fate may command I die before the answers are discovered, but an Assassin takes orders from no one..."
―Ezio Auditore da Firenze[src]
Assassin's Creed: Revelations
Dx58wb21.jpg
Developer(s)
Ubisoft Montreal
Publisher
US release
November 15, 2011 (PS3, 360), November 29, 2011 (PC)
UK release
November 15, 2011 (PS3, 360), November 29, 2011 (PC)
Genre:
Historic Action-Adventure
Game modes:
Single-player/Multiplayer
ESRB rating:
M (Mature)
Platform(s):
PC, PlayStation 3, Xbox 360
Media:
DVD, Blu-ray Disc, Direct Download
Assassin's Creed: Revelations is a game published by Ubisoftand was developed by its subsidiary, Ubisoft Montreal. A direct sequel and follow-up to 2010's Assassin's Creed: Brotherhood,Revelations is the fourth main installment of the series.[1][2]
A sequel for Revelations was announced in March 2012, entitledAssassin's Creed III, and is due for release in October of the same year.

Contents

 [show

Gameplay

The gameplay system from Assassin's Creed: Brotherhood was the basis for Revelations, though Ezio's free-running and combat skills had been upgraded with new features.[2] Recruits and Desmond gameplay had been further expanded, though not all desired features were implemented, as the developer interviews indicated.

Equipment


Yusuf Tazim showing the Hookblade.
Vatsa1708Added by Vatsa1708

Ezio's equipment was significantly revamped. One of the primary new features was theHookblade. An extension to the usual Hidden Blade in combat, the Hookblade allowed for grappling, throws, and new evasive maneuvers. Outside of combat, the Hookblade accelerated climbing and allowed Ezio to make use of the Ziplines placed around Constantinople. Despite the city being larger than Rome, Ezio was able to traverse the buildings and streets at a faster pace. Also new to Revelations were Bombs, which required a component-based crafting system, allowing Ezio to make bombs for any purpose to aid in his missions. Ezio could also use multiple parachutes in a jump, and the control system featured a second weapon wheel for secondary weapons.
Eagle Vision had been modified into Eagle Sense, which could allow the player to focus on a character and determine the route they had taken. This would thus give the player an estimation of where they would go, which would be useful for ambushes or locating a secluded place to strike a target. Also, when a custom marker was set, using Eagle Sense to trace it would show a pillar of light that disappeared when Ezio got within a certain distance of it.[3]

Recruits

Main article: Apprentices
The Assassin recruit system had also been altered. While recruiting process had been expanded with new mission types, seven recruits could also be raised to a rank that allowed them to become masters of Assassin Dens. Recruiting missions had also been revamped to be far more detailed than before, requiring Ezio to aid citizens or complete a race challenge before the recruit joined Ezio's cause.

Assassin Dens

Main article: Assassin Dens
The concept of Borgia towers had been expanded, and in order to neutralize the Templar presence, various assault scenarios had to be completed. The liberated buildings would be known as Assassin Dens, though control over them may be lost to a Templar assault. These attacks would be triggered when the player's notoriety increases.[3]
Controlling a den and its surrounding region allowed the player to upgrade all the shops and buildings in that area, including the den itself, which would provide more navigation options (like additional ziplines for the hookblade) in that part of the city. As an added benefit, controlling a den changed the character of the surrounding guards. Regular Ottoman patrols would continue to monitor the regions under control and would still halt if illegal activities were committed but wouldn't be overly hostile.[3]
Assassin's Dens could be protected by either the player or by an assigned Master Assassin, who would ensure the prevention of any further Templar attacks on the building.[3]

The Black Room

Subject 16's puzzles have also been replaced with the Black Room. The Black Room was a dialog between Desmond's consciousness and Subject 16's as it had been recorded into the Animus. Before he died, Subject 16 loaded his personality into the Animus's memory, and Desmond's fractured state allowed him to converse with Subject 16.

Developer's Notes

Instead of only featuring normal secondary memories, Ubisoft added new Random Events. These were intended to be more extensive, with Ezio finding a store owner being robbed or a child in need of help.[3][4] In the game, Ezio was merely challenged to brawls or asked to help carry boxes to a dock.

A section of Desmond's Journey.
ZephalianAdded by Zephalian

During a recent interview with gameplanet.com (a New Zealand based gaming website), Darby McDevitt stated that the majority of Desmond's gameplay was to be within the Animus and indicated that there may have been a very small portion in a different context.
The Desmond gameplay would be similar, in a way, to the Secret Locations that were seen in previous games. To quote Alexandre Breault: "The majority of the game-play in these Animus section focuses on movement, timing, and precision, but we also include some illusion based puzzles inspired by the work of Rene Magritteand Roger Penrose. The main goal here is to encourage the player to think and engage with the environment, not simply pass it by."[5]
The game would also make updates to crowd mechanics, adding stalkers who would run up to Ezio and attack him, preceeded by whispers, similar to Brotherhood's multiplayer. In the same vein of making the gameplay seem more real, mission givers would no longer stand motionless, ready to give Ezio a task – They would be real people, performing tasks of their own until Ezio approached and talked to them.